Nikmat Di Pagi Hari

Ini aku tulis di waktu menunggu adzan sholat subuh, saat beberapa hari ini aku bisa benar-benar menikmati pagi hari.

Sebenarnya tidak hanya beberapa hari ini saja, sejak dulu aku sudah sering mencoba untuk membiasakan tidur awal di jam 8-9 dan bangun pagi lebih awal, namun entah kenapa selalu muncul kebiasaan buruk menjadi “kalong”

Dilema menjadi kalong sangat sering aku alami ketika begadang hingga jam 1-2 pagi lantas aku tidak berani tidur karena takut kelewat sholat subuh. Ketika ketiduran di jam 2 pagi alamat akan kesiangan bangun dan telat sholat subuh bahkan tidak sempat sholat subuh karena terburu-buru berangkat kerja. Karena itulah saya paksa menunggu sampai subuh dan habis subuh terlelap sampai siang. Kebiasaan ini terjadi saat kualiah hinga kerja.

Anehnya lagi pada saat aku masih melek di atas jam 23 malam, maka aku tidak akan bisa tidur hingga jam 1-2 pagi, dan akan kesulitan bangun di jam 04.30 waktu sholat subuh, ini seperti setan yang ada dalam tubuhku.

Meskipun begitu dalam hatiku…

Aku percaya salah satu kunci kehidupan yang baik adalah bisa memanfaatkan dan mengatur waktu, terlebih jika bisa mengikuti pola hidup Rasullullah yaitu tidur di awal dan bangun di sepertiga malam, mengisi waktu pagi dengan ibadah aktifitas.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari serta usahamu mencari sebagian dari karuniaNya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan”. [Ar Rum: 23]

Saat ikut kajian, ayat ini menjadi pukulan dalam bagiku, ketika aku sering menjadi kalong. Aku menjadi sadar kebiasaan kalong ku selama ini tidaklah baik

Kenikmatan yang berkah
Pada suatu hari aku sangat bersyukur seperti mendapatkan sesuatu yang berharag selama ini aku dapatkan yaitu ketika bisa tidur awal, bangun awal lalu melaksanakan sholat tahajud dan sholat subuh dengan baik.

Menghirup udara pagi sembari bersyukur dan mengawali hari dengan semangat. Indahnya pagi hari saat matahari mulai terbit sebenarnya adalah waktu paling nikmat dalam 24 jam perputaran bumi.

Pola tidur Rasullullah yang tidak sesuai dengan penelitian ilmiah barat

Seringkali aku mencari-cari soal jam tidur yang paling baik. Pada malam hari Rasulullah hanya tidur kurang lebih 5 jam, dan 30 menit – 1 jam pada siang hari.

Artiny Rasulullah hanya tidur 5-6 jam saja sedangkan banyak penilitian mengatakan minimal tidur 7-8 jam. Kemudian aku teringat nenek ku yang terbiasa tidur di jam 9-10 malam dan bangun di jam 3 pagi, beliau sehat dan jarang sakit. Dengan kebiasaan tidur 5-6 jam.

Banyak penelitian waktu dimana harus tidur karena organ tubuh memaksimalkan kerjanya adalah pada waktu mulai jam 10.00 – 02.00 dini hari.

Aku sangat yakin bahwa Allah sudah mengisyaratkan bahwa “malam untuk istirahat” salah satunya sebagai waktu memperbaiki organ tubuh ciptaanNYa.

Akhir kata..
Semoga aku bisa konsiten tidur lebih awal bangun lebih awal hingga kelak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s