Panduan Memulai Digital Marketing untuk Bisnis

Buat anda yang mempunyai bisnis dan usaha, apalagi Perusahaan besar sudah pasti membutuhkan merketing, pemasaran, dan sales. Ketiganya mempunyai definisi agak berbeda, pada inti tujuannya sama, yaitu mendapatkan pembeli dan meningkatkan penjualan sesuai target. Kita sudah sama-sama tahu bahwa sekarang  ini era  teknologi digital, sehingga kita wajib memulai digital marketing untuk bisnis. Saya akan menjelaskan secara detail, rinci dan insyaAllah mudah untuk anda pahami. 

Artikel ini insyaAllah akan membantu anda untuk kebutuhan “marketing bisnis”. Saya akan menjelaskan secara detail namun tetap santai, sehingga penjelasannya akan cukup panjang. Sebaiknya siapkan waktu dan suasana yang santai untuk membacanya, lebih enak kalo sambil ngopi atau teh hangat supaya lebih nikmat 🙂

Sebelumnya saya akan bercerita pengalaman langsung tentang:

Perusahaan yang Menggunakan Digital Marketing dari Nol  

Setahun lalu, dengan keyakinan bahwa marketing itu penting bagi perusahaan, berarti seseorang marketing pasti mudah bekerja dan menghasilkan uang dari hasil penjualan. Setelah habis kontrak dari perusahaan sebelumnya (sebagai SEO staff), pada bulan Oktober 2016 saya bertekad terjun di ranah marketing, dengan bermodal pengalaman seorang internet marketer. Alhamdulillah diterima di Perusahaan Desain Interior sebagai marketing seperti tujuan saya awal. Kebetulan ini adalah perusahaan baru yang pada awal-awal memang sangat membutuhkan marketing untuk mencari klien/customer.

Gak gampang, karena bagaimana cara mencari orang yang butuh desain interior? apalagi saya bukan orang lapangan dan bukan orang yang jago ngomong buat nawarin produk. Disini saya bekerja layaknya marketing/sales menggunakan cara-cara umum seperti membuat brosur, menawarkan ke orang-orang apartemen, menawarkan kerjasama dsb. Dua bulan berjalan namun tidak ada hasilnya sama sekali tidak ada klien yang saya dapati hahahaha…, tetapi saya punya misi, untuk mengarahkan Perusahaan ini untuk menggunakan Digital Marketing, meskipun waktu itu Ownernya belum begitu mengenal apa itu digital marketing.

Dalam 2 bulan, saya tetap melakukan hal-hal tersebut sebagai pencitraan sebagai seorang marketing. Dengan bermodal pengalaman membuat konten digital (artikel, video, poster, website) saya membuat dan menyebarkan iklan melalui media internet dengan cara yang tepat. Menggunakan Facebook ads, Instagram, Forum, dan marketplace, beberapa media bisa saya manfaatkan secara gratis. Alhamdulillah dapat 2 klien dari situ, yang satu belum deal dan satu lagi deal, sudah kelihatan awal mula yang baik

Dari minggu pertama bekerja saya sudah membuatkan website untuk Perusahaan (biar ga gabut wkkwkw) dengan tampilan web yang profesional. Karena membuat konten digital sudah menjadi hobi dari dulu, membuat konten untuk memasarkan produk bukanlah hal yang terlalu sulit, hingga website bisa jadi sempurna beserta isinya dan siap menjadi senjata mencari klien/customer

Langkah selanjutnya website harus dikunjungi calon pembeli potensial (orang-orang yang membutuhkan desain interior). Saya melakukan optimasi SEO selama 8-10 minggu, dan juga menggunakan iklan Google Adwords. Latar belakang saya sebagai SEO Enthusiat, menjadi passion yang menyenangkan saat mengerjakannya.  Selain itu saya juga sangat suka dengan semua hal tentang Digital Marketing

Mulailah bulan ketiga banyak kontak masuk, mulai dari klien dan supplier. Awal-awal itu kebanyakan dikontak oleh supplier yang mengajak kerjasama. Lucu juga yaa kok malah dikontak sesama marketing bukan klien, dalam hati mungkin ini tes sebelum menghadapi customer, menghadapi sesama marketing dahulu hehehe

Benar yang terjadi di bulan ketiga akhir, mulailah dikontak customer, seminggu minimal ada 2 klien. Waktu itu karena masih status marketing saya harus menemui, meeting, negosiasi, hingga memantau project. Hal yang lucu, saya pasti agak kebingungan kalau ditelepon klien, tapi lain halnya jika via whatsapp dan sms. Eh sama manager diminta nelpon klien, follow up dsb, “ogah ah” dalam hati

Fiks mengajukan resign, dengan alasan gak sanggup follow up klien yang masuk. Dengan negosiasi, Ownernya meminta saya fokus di Digital Marketing, gak usah pegang klien lagi. Alhamdulillah tujuan saya tercapai hehehe….. Berapapun minta klien nya saya siap mencari, dan minta dana lebih untuk ngiklan di Facebook dan Google, greget akhirnya bisa fokus di hobi saya 🙂

Singkat cerita dalam bulan ke-empat, di Perusahaan ini ada 3 orang yang bertugas mengelola customer yang masuk dari hasil Digital Marketing, mulai dari menerima kontact di awal hingga project berjalan

Sudah setahun saya di Perusahaan ini, Alhamdulillah klien sudah cukup lancar dan terbilang berkembang pesat. Sebagai Digital Marketing saya tahu bukan saja mencari klien atau customer. Next level adalah menaikan Brand Awareness Perusahaan, karena semakin brand terkenal maka kepercayaan dan customer akan datang lebih mudah

Mari Memulai Digital Marketing

No 1, Menciptakan Konten yang Baik

Fokus membuat konten yang baik, konten adalah gambar atau video yang enak dilihat, tulisan yang dibaca, atau suara dengar orang. Konten adalah gabungan dari ketiganya atau bisa salah satu saja. Konten ini sebagai alat untuk menarik customer

Konten tulisan yang enak dibaca dan menarik perhatian, umumnya disebut copywriting. Jika anda belum begitu mengerti tentang copywriting, bisa  mulai dari kata-kata penjelasan yang baik, fokus pada fakta dan apa yang dibutuhkan klien. Sebaiknya hindari kata-kata yang kesannya berlebihan

Contoh singkat,
“Dijual rumah tipe 72 di Margonda Depok, sekitar 5 km dari kampus UI. Bisa masuk 2 mobil, jalanan cukup lancar dan mudah dijangkau. Silahkan bertanya-tanya bisa kita negosiasikan bersama”

Selanjutanya cantumkan deskripsi lengkap. Saya yakin 99% jika ada orang mencari rumah  di daerah UI akan menanyakan kepada anda, karena anda telah mempersilahkan dan orang umumnya suka nego/tanya-tanya. Dengan kata (kita) layaknya sudah saling bersahabat

Selain itu, fokus konten juga harus melihat usia target pasar, misalkan saja anak-anak muda tentu dengan bahasa yang asik, gak musti sopan santun seperti jika target market orang dewasa. Lalu jika ibu-ibu bagaimana bahasanya dsb

Nomer 2, Mulai Gunakan Media Digital
Setelah kontenya siap, lanjutkan gunakan Facebook, Instagram, Tokopedia, Bukalapak dll adalah media digital yang bisa anda coba memasarkan disana. Pertama kali wajib kepoin dan pelajari akun Fecebook dan Instagramnya profesional. Pelajarilah mulai dari cara penulisan, photo atau gambar, dan hastag. Mereka ini sudah mengikuti training digital marketing seharga puluhan juta, kita tinggal ngepoin aja

Contohnya kalau facebook dan Instagram: Mr Potato, Traveloka, Hijup, Dekoruma, Berrykitchen, RaincakeBogor, MallonlineIndonsia, Tumpeng Mini dll

Tiga poin yang harus diperhatikan:
Photo/Gambar: Buatlah photo yang baik, jelas dan menarik
Caption: Kata-kata yang enak dibaca, menarik orang untuk membeli
Hastag: Jumlah hastag dan yang paling sesuai dengan photo

Tiga poin diatas juga berlaku untuk marketplace, berarti untuk caption sama dengan deskripsi jika di marketplace

Waktu yang bagus untuk posting produk di media Digital
– Pagi hari antara pukul 06.00 – 09.00
– Siang hari jam istirahat siang
– Malam antara jam 18.00 – 21.00

Nomer 3, Mulai Membuat Website

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s