Aku Bisa Menemukan Tuhan

Saya seringkali spontan muncul keraguan tentang keberadaan Tuhan, tapi justru itulah yang membuat saya berpikir untuk menunjukkan bahwa Tuhan itu benar-benar ada menurut akal pemikiran saya. Otak saya sering muncul pertanyaan yang membuat ragu namun terus saya pikirkan dan mencari jawabannya?

Dalam penjelasan saya ini tidak menggunakan isi kitab suci dari salah satu agama atau semua kitab umat manusia, melainkan dengan pemikiran “Akal” yang merupakan salah satu anugerah dan ciptaan terhebat dari Tuhan itu sendiri. Disini saya akan menjelaskan bahwa Tuhan sudah memberi alat pada manusia untuk bisa menemukan Dia.

Uniknya setiap manusia di seluruh dunia tidak terlahir dari orang tua yang pedoman agamanya sama, setiap manusia mempunyai pedoman atau kitab suci yang berbeda-beda, tetapi semua manusia pada dasarnya mempunyai otak untuk berfikir, tinggal sejauh mana manusia itu menggunakannya.

Apakah saya menuhankan Otak/Akal Manusia? sama sekali TIDAK.!!

“Justru saya sadar bahwa ketika manusia mau berpikir dengan akal nya, akan menemukan bahwa ada Tuhan yang menciptakan apa yang tidak bisa diciptakan manusia”

Dahulu semua orang sempat menganggap apa yang ada di dunia ini adalah “kebetulan” dan terjadi begitu saja dengan sendirinya, bahkan mungkin sampai saat ini masih ada manusia yang beranggapan “kebetulan”, karena belum mampu menemukan siapa penciptanya, sehingga muncul macam-macam teori, pemikiran dan anggapan tentang Tuhan berdasar kepercayaan turun-temurun tanpa keyakinan kuat.

Saya berfikir bahwa Tuhan tidak hanya menyuruh manusia hanya percaya begitu saja, hanya memuja, dan hanya melakukan perintah-Nya tanpa keyakinan. Tetapi Tuhan memberikan Akal supaya manusia bisa menemukan Tuhan nya dan Yakin bahwa Tuhan itu ada.!

Mata dan telinga itu sangat terbatas pemanfaatannya, tentu saja Tuhan tidak akan bisa ditemukan dengan alat indera yang begitu terbatas tersebut, bahkan mata dan telinga masih tidak mampu melihat berbagai macam ciptaan Tuhan. Jangankan alam semesta, coba lihat dan dengarkan aliran darah di pembuluh darah kita, bisa? tentu tidak bisa bukan?

Tetapi Otak/Akal ?
Semua yang ada di bagian tubuh berpusat pada otak.

Apakah kita mengira melihat indahnya dunia ini dengan mata? bukan.! mata hanya pintu masuk yang menyalurkan informasi detail dan otak lah yang akan menjelaskan apa yang ada depan mata kita.

Apakah yang meraskan manis, asin, pahit itu lidah? Bukan.! tetapi lidah itu alat untuk menyalurkan informasi dan otak yang memberikan rasa manis, asin, dan pahit.

Contoh, saat manusia sakit mengapa lidah makan terasa tidak enak? apakah lidah kita sakit? apakah lidah kita ada yang berubah? masih sama bukan? tetapi sistem saraf yang ada di otak sedang terganggu, maka saat itu kita makan terasa tidak enak.

Mari beradu pemikiran tentang Tuhan.!

Coba kita cari apakah ada suatu ciptaan Tuhan yang bisa diciptakan manusia?

Coba mulai dari ciptaan yang paling rendah misalnya; batu kerikil, tanah, atau adakah yang masih rendah daripada itu?

Adakah manusia yang bisa membuat sama persis batu kerikil dan tanah dengan bahan dan bentuk yang dibuat sendiri? Bisakah? TIDAK BISA..!!

Bisanya manusia hanya memanfaatkan atau menggabungkan dari ciptaan Tuhan menjadi bentuk ciptaan manusia, batu kerikil menjadi batako, tanah menjadi batu bata dsb

Di alam semesta ini masih banyak hal yang begitu rumit dan sangat hebat yang tidak akan pernah akan bisa ditiru penciptaan-Nya oleh manusia manapun. Sekali lagi manusia hanya bisa memanfaatkan atau mengembangkan dari ciptaan-ciptaan yang sudah ada.

Pemikirin tentang “hal-hal yang ada di alam ini muncul dengan sendirinya atau tidak ada Pencipta/Tuhan” itu Pemikiran yang konyol. Bisa jadi hancur alam ini jika ada sesuatu yang “muncul dengan sendirinya ” karena sudah pasti Pencipta akan mengatur suatu ciptaan-NYa.

Bayangkan jika muncul planet-planet dengan sendirinya, gunung tiba-tiba muncul lagi dengan sendirinya di bumi, bulan muncul lagi, tidak bisa dibayangkan bukan, jika misalnya ada suatu hal yang muncul dengan sendirinya tanpa pencipta?

Itu semua membuktikan bahwa “Tuhan itu Ada dan Mengatur apa yang diciptakan-Nya”

Sekarang Manusia Sombong yang tidak mengakui kehebatan Tuhan-nya coba pikirkan..!!

Adakah ciptaan/buatan manusia yang tidak bisa dibuat oleh manusia lain?

Cobalah yang paling hebat misalnya: pesawat jet tercepat, satelit,  atau cloning bayi tabung? pasti akan ada manusia yang yang bisa membuat bahkan menyaingi. Tidak ada satu manusiapun yang punya kehebatan tanpa ada manusia lain yang bisa menyamai bahkan menyainginya. Tetapi Tuhan?  Tidak Tersaingi..!!

Tuhan hanya Satu..!! tidak dua, tiga, empat lima, atau banyak

Bayangkan jika Tuhan ada dua, tidakkah akan muncul persaingan dari dua Tuhan tersebut, akan ada Tuhan yang membuat saingan bumi dan isinya yang lebih baik lagi? Bagaimana 2 Tuhan atau 3 Tuhan yang mempunyai kemampuan sama ini bisa akur? sementara secara logika jika seseorang mempunyai kemampuan yang sama akan cenderung bersaing dan saling menjatuhkan satu sama lain. Mungkin akan ada manusia dari bumi-bumi yang berbeda ciptaan Tuhan Tuhan kemudian perang saling beradu siapa yang paling hebat.

Tuhan tidak mempunyai Anak
Bagaimanapun juga seorang anak akan mempunyai genetik seperti orang tuanya, jika Tuhan beranak maka si anak ini bisa mempunyai kemampuan seperti Tuhan, dia bisa menciptkan alam semesta, dia akan membuat bumi dan bulan tandingan seperti yang telah dibuat bapaknya.

End….

Lalu apakah makluk lain di alam semesta ini juga tahu tentang Tuhan siapa Pencipta Mereka? kita akan tahu jawabannya jika kita sendiri bisa menemukan Tuhan dengan akal yang telah dianugerahkan kepada kita.

Setelah yakin, baca dan pahamilah apa yang telah diturunkan Tuhan, pedoman yang menuntun manusia, berisi tanda-tanda kebesaran-Nya supaya manusia sadar dan mengerti adanya kehidupan setelah mati, tahu bagaimana meminta pertolongan kepada Tuhan yang Maha Pencipta Maha Perkasa Maha Pemurah dan Penyayang pada hamba-hambanya.

Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya? (Al-‘Anbyā’ :10)

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami, menjadi pembimbing dan rahmat bagi orang-orang yang beriman (Al-‘A`rāf :52)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s